My Favorite

Favorite Place. Favorite Man.

Kunjungan Pertama

Kunjungan pertama ke negeri Singa. Bosan dengan Merlion, bergaya dengan latar landmark lainnya.

Taiwanese Castella

Back to baking mood. Berulang kali bikin tapi selalu kerepotan cari resep, terutama ketika uda selang beberapa waktu ga bikin. Daripada salah takaran apalagi salah urutan campur-campur adonan, mari kita titip di sini.  

Castella Coklat 
dari Youtube Kathrine Kwa

Bahan:
5 btr kuning telur
60gr minyak goreng
100ml susu UHT
65gr tepung terigu serbaguna
2 sdm coklat bubuk
1/8 sdt garam

5 btr putih telur
1 sdt perasan lemon
75gr gula pasir

coklat compound parut
coklat chips

Cara:
1. Panaskan minyak goreng, kurleb 1 menit, sampai muncul buih kecil.
2. Ayak tepung terigu, coklat bubuk dan garam kedalam minyak. Aduk rata
3. Tambahkan susu. Aduk rata
4. Masukan kuning telur kedalam adonan. Aduk rata.
5. Di wadah terpisah, kocok putih telur sampai berbuih. Masukan perasan lemon dan gula pasir dalam 3 batch. Kocok hingga soft peak. 
6. Masukan 1/3 putih telur kedalam adonan coklat. Aduk rata.
7. Masukan adonan coklat kedalam putih telur. Aduk pelan hingga rata dengan gerakan searah. Jangan sampai over agar kue tidak bantat,
8. Tuang setengah adonan kedalam loyang yang telah dialasi kertas roti. dan dioles minyak/butter. Tambahkan parutan coklat. lalu ditutup dengan sisa adonan.
9. Ratakan bagian atas, susun/tabur coklat chips
10. Panggang dengan teknik water bath selama 70 menit dengan suhu 150 C
11. Keluarkan dari loyang begitu matang. 

Selamat mencoba


-Ling-

3rd Selindra

Welcome our 3rd born,

Aurora Ratih Selindra. 
3.7 kg. 50 cm

Another piece of my heart. 
Grow baby grow, healthy and happily. Blessed baby that born in pandemic time, sure you will become a strong, smart, creative and adaptive girl when you grow up. 


Love, love, love.
-Ling-

Number Three

Expecting our number three. 

Counting weeks to hug you on my arm. Tons of loves and kisses are waiting for you. 

Muahhh.. 


-Ling-

Kunci Rumah Sekoci

Note to myself. 

Kalo mau memasang kembali pengunci rotari untuk sekoci mesin jahit, pastikan tidak terbalik! Harus seperti foto terlampir. Ada dua bagian menonjol yang menjadi penahan atau kunci. 

Kemaren ini sempat lama sekali ketika memasang kembali kunci rumah rotari setelah dibuka untuk dibersihkan. Eh ternyata pasangnya kebalik. Jadi, kita simpan disini aja biar nqnti ga mengulang kesalahan yang sama. 

Kalo uda begini kan jadi ga ada alasan untuk malas membersihkan bagian sekocinya. 


-Ling-

Bolu Kuning Telur

Diet sehat identik dengan perbanyak protein, kurangin lemak. Salah satunya adalah mengkonsumsi lebih banyak putih telur. 

Ketika yang dimakan adalah putih telur, yang tersisa adalah... kuning telur. Kita apakan?! Mari kita jadikan bolu! 

Salah satu bolu yang bikin penasaran adalan Bolu Kuning Telur jadoel. Ingat dulu pernah coba bikin namun entah kenapa kurang mengembang. Waktu itu berencana bikin Lapis Surabaya, jadinya gatot deh.

Kali ini pun setelah browsing kiri-kanan baru ketemu resep ini. Berniat memanfaatkan kuning telur malah kebanyakan nemunya resep-resep dengan sedikit telur. Setelah berbagai sortir, salah satunya, yang ga pakai mengembang pelembut dan kawan-kawannya, diputuskan mencoba resep yang satu ini.

Hasilnya, sangat PUAS! Kue kuning, lembut mengembang sempurna. Dan pastinya, nikmat! Biasa bolu jenis ini atasnya dioles butter cream kemudian diberi parutan keju atau ditabur dengan meises. Tapi di sini, tak perlu segala pelengkap itu, kue langsung diiris dan dinikmati. 

Bolu panas yang baru dikeluarkan dari oven itu nikmatnya... Coba dan buktikan sendiri deh 😍😍😍

Bolu Kuning Telur
Resep asli dari Vita Lim

Bahan:
10 butir kuning telur
1 butir telur utuh
125gr gula pasir
100gr terigu protein sedang
30gr susu bubuk
100gr mentega/margarin leleh

Cara membuat:
Kocok telur dan gula sampai kental berjejak.
Masukan terigu dan susu bubuk. Aduk rata dengan spatula
Tambahkan mentega yang telah dilelehkan. Aduk rata. 
Tuang kedalam loyang yang telah dioles mentega dan dilapisi tepung. 
Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya dengan suhu 175°C hingga matang. 

Selamat menikmati.


-Ling-

Rindu

7.7.17

Merindukan dus-dus kiriman ku.. 

Semoga.. 
Semoga segera mendapat kabar bahagia darinya di seberang lautan sana
Tak sabar sudah hati ini menunggu
Urusan saku yang ikut terpengaruh

Semoga..
Semoga masih akan dicari olehnya yang berada di seberang sana
Sungguh ku rindu membalas surat darinya

Kepala besar ini seakan menerima teguran dari Nya. 

Semoga..
Semoga masih mendapat kesempatan seperti apa yang diharapkan. 

Sabbe satta bhavantu sukhitatta.


-Ling-

Kimchi Korea

Sudah beberapa bulan ini kerajingan K-Drama berkepanjangan. Semua bermula dari serial "Strong Woman Da Bong Soon" yang super kocak. Jadi lah berlanjut dari satu judul ke judul lainnya. 

Efek samping dari menyaksikan semua serial tersebut adalah, mupeng sama makanannya! Salah satu yang paling menggoda yaitu Kimchi dan Ramyeon. Hebat memang industri drama Korea ini dalam memperkenalkan budaya mereka. Entah benar atau tidak, belum pernah menginjakkan kaki kesana, Kimchi begitu melekat dalam keseharian masyarakat Korea. Tak ada drama yang tak memunculkan Kimchi dalam ceritanya. 

Kimchi yang merupakan makanan fermentasi ini bisa dimakan langsung sebagai "banchan" alias sidedish atau diolah lagi menjadi masakan lainnya. Yang pasti semuanya enak. Rasa khasnya yang asam-pedas sulit terlupakan setelah mencoba.

Paling mudah menikmati Kimchi bersama Ramyeon, mie instan Korea. Sebungkus mie berubah menjadi hidangan nikmat hanya dengan tambahan Kimchi. 

Foto terlampir adalah salah satu olahan masakan dengan Kimchi, yaitu pancake Kimchi atau yang dikenal juga dengan Kimchi Jjeon. 

*Postingan nyangkut since 18.03.2018


-Ling-