My Favorite

Favorite Place. Favorite Man.

Kunjungan Pertama

Kunjungan pertama ke negeri Singa. Bosan dengan Merlion, bergaya dengan latar landmark lainnya.

Showing posts with label resep. Show all posts
Showing posts with label resep. Show all posts

Nasi Goreng Kimchi

Setelah puluhan purnama, mari kita berbagi cerita tentang Nasi Goreng Kimchi rumahan yang ga kalah sama pesan di restoran. 

Ingat banget dulu sekali pernah dikasih oleh-oleh Kimchi sama saudara yang pulang melancong dari Korea tapi kita kelupaan makan sampai berbulan-bulan. Dan, kita buang Kimchi tersebut kirain sudah rusak. Waktu itu belum paham dan masih awam sama Kimchi. Padahal Kimchi tua itu best banget untuk diolah jadi aneka masakan. Salah satunya, Nasi Goreng Kimchi. 

Nasi Goreng Kimchi adalah salah satu masakan yang sering dibuat karena gampang banget. Isian pelengkapnya pun tergantung apa yang tersedia aja. Bahan utama seh Kimchi dan nasi putih aja. yang lain terserah Anda. Liat referensi di Maangchi, yang namanya Kimchi Bokkeumbap yah Kimchi dan nasi aja. Berikut resep yang sering dibikin.

Nasi Goreng Kimchi

Bahan:
1 cup Nasi Putih
1/3 cup Kimchi 
1-2 sdm Kuah Kimchi
1 Telor digoreng mata sapi
1 sdt Minyak Wijen
1 sdt Minyak Goreng untuk menumis
1 sdm Gochujang 
Daun bawang untuk taburan
Rumput laut untuk taburan
Wijen Sangrai untuk taburan

Cara:
1. Panaskan minyak goreng, tumis Kimchi
2. Masukan nasi putih, aduk rata
3. Masukan kuah Kimchi, aduk rata
4. Tambahkan Gochujang, aduk rata (ini daku lebih suka ga pake Gochujang)
5. Masukan minyak wijen, aduk rata
6. Hidangkan dipiring, tabur daun bawang, rumput laut dan wijen sangrai.

Salah satu alasan tidak menambahkan Gochujang adalah karena lebih suka wangi Kimchi aja di nasi. Kimchi yang dipakai adalah yang sering buka PO rutin 1 bulan sekali. Rasanya medok enak untuk makan langsung sebagai menu pendamping atau dmasak lagi seperti menu Nasi Goreng Kimchi ini. 

Oh iya, kalo ada, boleh juga menambahkan potongan atau parutan keju mozarella diatas nasi. Dijamin maknyus!

Selamat mencoba.


-Ling-

Fudgy Brownies

Kembali berkutat dengan brownies setelah sekian lama selalu menggunakan resep yang sama, Chocolate Melt Brownies. Eh, masi dengan resep yang sama juga deh, cuma cara membuat aja yang sedikit diganti. 

Jika selama ini Brownies identik dengan kue praktis, tidak perlu di-mixer, kali ini malah nyoba nge-mixer telor dan gula sampai gula cair, baru dicampur dengan lelehan coklat dan butter. Dan, hasilnya.. extra effort yang tidak sia-sia. Tekstur yang dihasilkan lebih empuk, chewy. 

Satu hal yang kurang mantap cuma karena ga pake chocochips dan couveture chocolate. Lama ga bikin jadinya ga punya stock bahannya. Di luar itu, everything just perfect! Nyamm!! 

Karena ada perubahan metode pembuatan, sekalian update disini aja deh biar ga salah dan ga lupa. 

Mari disimak.. 

*Fudgy Brownies*

Bahan:
2 butir telur
100 gr gula pasir
100 gr mentega or margarin
125 gr dark cooking chocolate *buat yang doyan, bisa ditambah sampai 140 gr
100 gr terigu protein sedang
Sejumput garam
25 gr dark cooking chocolate or couveture
Chocochips secukupnya untuk taburan diatas

Cara membuat:
Panaskan oven 175°C
Lelehkan coklat dan mentega dengan cara meletakkan mangkok berisi coklat dan mentega di atas panci berisi air mendidih, atau boleh juga dengan microwave selama 15-30 detik. Jangan sampai coklat gosong yah. Cukup sampai mentega dan coklat mencair. Jangan sampai warnanya berubah jadi bening. 
Kocok telur dan gula pasir sampai gula meleleh dan sedikit mengembang. 
Masukan lelehan coklat dan mentega. Aduk rata. 
Masukan terigu dan garam. Aduk rata
Tuang setengah adonan kedalam loyang yang sudah diberi mentega dan lapisan tepung atau alas kertas roti. 
Beri serutan dark cooking chocolqte atau coklat couveture. Masukan sisa adonan
Tambahkan chocochips diatas permukaan adonan. 
Panggang dengan api 175°C selama 10 menit
Turunkan suhu ke 165°C, panggang lagi selama 30-35 menit. 
Brownies siap dinikmati 😁😁😁


-Ling-

Spy Almond Cookies

Spy. Soalnya almond cookiesnya nyamar pake chocochips. Hehehe.. Berikut ini adalah penampakan dari hasil percobaan pertama. Yah, kalo dari hitungan eksperimen cookies, percobaan kedua. Not bad kan? *muji sendiri.

Proses pembuatannya jauh banget dari kata susah dan ga makan waktu lama. Cocok banget untuk pemula yang mau nyoba bikin camilan homemade. Apalagi ga harus punya mixer. Cukup dengan spatula aja.

Resepnya hasil browsing kiri-kanan. Alhasil, gue lupa resep dari sumber mana yang dipraktekan *my bad.

Almond Cookies

Bahan:
125 gr mentega
55 gr gula halus
150 gr terigu protein rendah
30 gr almond yang sudah dihaluskan
Chocochips secukupnya

Cara:
Aduk mentega dan gula halus sampai tercampur rata.
Tambahkan terigu sedikit demi sedikit, sampai rata.
Masukan almond. Aduk rata.
Bentuk adonan lalu panggang dalam oven 180 º C yang sudah dipanaskan sebelumnya selama 10-15 menit.

Selamat mencoba! ^ ^

-Ling-

Happy Magic: Chicken Fillet

Lets do some magic!

Chicken Breast, Fillet + Happy Call + Seasoning

Abracadabra.. 
Don't you like it?

The best part is.. Its super easy. I'll tell you the magic ;) Heat up your happy call, add some olive oil. Add chicken breast, then season it with salt and paper - or simply use Montreal Steak seasoning-. Close and wait till it cooked. Serve hot ^^

Try this at home, okay? You won't regret ;)


-Ling-

Nasi Goreng Tom Yum

Masakan spontan untuk makan malam barusan.

Idenya seh uda lama, cuma baru tadi kesampean. Yah, berkat si Dede yang dari kemaren nyinggung soal Nasi Goreng Tom Yum juga seh. Jadinya pas tadi bingung mau makan apa, diputuskan untuk ongseng-ongseng nasi goreng deh.

Resepnya? Gampang! Bahan pun gampang dicari.

Nasi Goreng Tom Yum Ekonomis ala Ling

Bahan:
2 buah Bawang bombay
2 siung bawang putih
1/3 kol ukuran sedang
4 butir telur ayam
1 piring nasi putih
2 sdm bumbu Tom Yum Mamata
1 sdm mentega

Cara:
Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga wangi, masukan telur, goreng acak-acak.
Kecilkan api, masukan bumbu tom yum, lalu tambahkan nasi, aduk rata.
Masukan kol, ongseng sampe kol layu sambil kembali meratakan nasi dan bumbu. Hidangkan panas!
Kreasi kali ini gue tambahkan kata "ekonomis" diujung karena bahan pelengkap yang digunakan serba ekonomis. Ga pake daging, cuma telur, bawang bombay dan kol.

Lain kali mau nyoba yang pake bahan lebih beragam dan warna-warni ^^


-Ling-

Susu Kacang


-Susu Kacang ala Ling-

Susu Kacang. Minuman sehat kaya manfaat. Ga percaya? Tanya aja sama Mr Google. Pasti akan muncul berderet catatan kebaikan yang bisa dihasilkan oleh si Susu Kacang ini.

Cara membuat susu nabati ini cukup sederhana, secara teori. Rendam kacang kedelai dalam kurun waktu tertentu, cuci bersih dan giling (baca: blender). Lalu masak sari tersebut hingga mendidih. Tapi, begitu mulai praktek, gampang-gampang susah lho. Pertama bikin kirain susah, taunya eksperimen berhasil. Pas ngirain gampang, udah pernah berhasil bikin, malah gagal.
-Kacang Kedelai Siap Giling-
Lama merendam kacang bervariasi. Kalo googling, rata-rata mengatakan rendam selama 8 jam. Info dari tante yang juga lihai membuat tahu, merendam kacang cukup 4 jam saja. Jadi, terserah deh mau rendamnya berapa lama. Yang pasti harus dicuci bersih sebelum dihaluskan.


Perbandingan penggunaan kacang kedelai dan air adalah 1:1. 1 ons kacang untuk menghasilkan 1 liter susu kacang. Atau, bisa juga disesuaikan dengan selera.

Untuk menghaluskan kacang, gue pernah menggunakan blender atau pun juicer. Bedanya, yang pake juicer, sudah tidak perlu disaring lagi sebelum dimasak. Cukup dengan menambahkan air hangat dan dipanaskan sampai mendidih. Jika menggunakan blender harus disaring dengan menggunakan kain halus dulu. Kecuali menggunakan blender yang ada saringan tengah untuk memisahkan ampas dan sari, saringannya berbentuk tabung yang diletakan pada bagian tengah.

Ketika akan menghaluskan kacang, gunakan air hangat agar hasilnya tidak sangau *bau khas kacang. Tak perlu memasukan semua air hangat ketika akan memblender. Sisanya air yang tidak ikut diblender cukup dicampurkan ketika akan mendidihkan. Jangan ketinggalan daun pandan.

Jangan langsung memasukan gula pasir kedalam panci. Sebaiknya tunggu sampai sudah mendidih, baru gula pasir dimasukan setelahnya. Atau bisa juga dengan mengolah gula pasir menjadi cairan gula. Begitu akan diminum, baru menambahkan cairan gula sesuai selera.

Hasil olahan sendiri rasanya lebih mantap lho.. Ga percaya? Coba aja sendiri.. ^^


-Ling-

Semur Tahu Bulat

Semua berawal dari kalender 2011 gratisan Kecap Bango untuk tiap pembelian dua bungkus kecap isi ulang.

Waktu itu lagi belanja bulanan tambahan. Begitu lewat rak kecap dan melihat ada benda lain yang dilakban bersamaan dengan dua bungkus kecap isi ulang, tanpa ragu, langsung gue ambil. Sampai di rumah, kalendar tersebut pun gue pajang di atas dispenser.

Beberapa hari lalu, iseng-iseng gue liatin resep-resep yang ada di sana. Satu yang paling menonjol, Semur Tahu. Harap maklum kalo kata menonjol di sini terkait erat dengan kegemaran gue akan segala jenis masakan berbahan dasar TAHU. Tadinya pengen langsung bereksperimen, tapi tahu lagi abis.

Besok paginya nyokap bilang klo tahunya uda ada. Langsung deh menuju dapur dan melakukan percobaan pertama. Resep dari kalender gratisannya kurang lengkap :( Pada percobaan kedua gue googling dan menemukan resep yang kurang lebih sama, serta lebih lengkap. Ternyata nama lengkapnya, Semur Tahu Wonosobo.

Karena percobaan pertama belum sempurna, yang dibahas percobaan kedua aja ^^

Berbekalkan pengalaman bikin semur pada percobaan pertama, kepercayaan diri gue semakin meningkat. Tinggal kurangin garam aja biar ga terlalu asin. Sama, kali ini ada tomat, jadi bisa memasak dengan bahan lengkap sesuai petunjuk. Eh, nambah deh bahannya. Plus cabe hijau gede tiga.

Tara.. jadilah masakan berikut ini
-Semur Tahu Bulat ala Ling-
Kalo ada yang mau nyoba, berikut resepnya:

Semur Tahu Bulat ala Ling
Inspirasi: Semur Tahu Wonosobo

Bahan:
2 buah tahu putih, dihaluskan
2 sendok makan ebi, sangrai dan haluskan
5 bawang merah
2 siung bawang putih
2 buah tomat, potong kotak
3 cabe ijo, potong memanjang
1 butir telor, kocok lepas
3 sendok makan kecap manis
garam secukupnya

Cara:
Campurkan ebi ke dalam tahu, aduk rata.
Masukan telor kedalam campuran tahu, aduk rata, dan bentuk bulat.
Goreng tahu hingga kekuningan, angkat dan tiriskan.
-Tahu goreng bulat-

Tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi, masukan cabe ijo dan tomat
-Tumisan-
Tambahkan air hangat dan masukan tahu
Tambahkan garam dan kecap manis, aduk rata
Angkat, santap! ^^

Oh yah, kalo doyan, bisa juga lho bikin Semur Tempe Bulat! Hasilnya seperti berikut ini.
-Semur Tempe Bulat-

Bahan utama dan cara membuatnya sama aja. Atau, bisa juga mengganti cabe ijo dengan paprika, seperti yang gue lakukan. Untuk rasa, gue lebih suka Semur Tahu Bulat. Tahu gitu lho.. :P


-Ling-

Smooth Butter Cup Cakes

Udah lama gue penasaran dan pengen nyoba bikin cup cakes, akhirnya terpenuhi juga. Meski masih plain tanpa hiasan.

Setelah diputuskan mau memulai aksi perdana kami, dia pun mengeluarkan koleksi buku resep yang sudah sekian lama dibeli namun belum pernah disentuhnya. Pilihan kami jatuh pada: Smooth Butter Cake dari 3 Jam Mahir Membuat dan Menghias Cup Cakes & Mini Cakes karya Peni Respati.

Dengan pertimbangan oven mini yang ga tau bisa atau nggak untuk memanggang kue, kami memutuskan untuk membuat setengah resep saja *percobaan waktu itu dibuat di rumah sepupu gue dengan oven seadanya. Keputusan yang kemudian kami sesali. Meski kecil, rupanya si Oven Mini mampu menjalankan fungsinya memanggang dengan baik dan benar. Si Cup Cakes mengembang dengan sempurna. Rasanya pun tidak kalah dengan yang dijual di toko!
-Smooth Butter Cup Cakes-
Kalo ada yang mau nyoba bikin, berikut resep asli yang gue gunakan.

Smooth Butter Cake

Bahan:
*untuk 24 cup ukuran sedang atau 1 loyang 20 x 20 x 7 cm

300 gr mentega/margarin
150 gr gula pasir halus
8 btr kuning telur
250 gr tepung terigu protein sedang
25 gr tepung maizena
1 sdt baking powder double action *ga pake
50 ml susu cair
6 btr putih telur
50 gr gula pasir halus
1/2 sdt pasta vanila *ga pake

Cara:
  1. Kocok mentega dan 150 gr gula pasir sampai lembut
  2. Masukan kuning telur satu per satu, kocok hingga rata
  3. Masukan tepung terigu, maizena, baking powder, sambil diayak, bergantian dengan susu cair. Kocok hingga rata
  4. Di wadah terpisah, kocok putih telur dan 50 gr gula hingga kaku, Masukan ke adonan pertama, aduk rata
  5. Tambahkan vanila, aduk rata
  6. Masukan adonan ke dalam loyang cup cakes atau mini cakes yang sudah dialasi kertas roti. Isi 3/4 bagian loyang.
  7. Panggang dalam oven dengan suhu 160 derajat selama sekitar 30 menit
Bukan gue kalo ga pake improvisasi. Sebelum dipanggang, dalam tiap cup adonan ditambahkan choco chips atau keju cheddar potong dadu. Hasilnya, gue lebih suka yang pake keju ^^

Pengen nyari waktu untuk bikin lagi neh. Kali ini harus lengkap dengan acara hias menghiasnya!


-Ling-

Bolu Keju

Ternyata gue dari kemaren belum posting mengenai Bolu Keju nan yummy yang satu ini!

-Bolu Keju-
Tanpa basa-basi, berikut resepnya..

Bolu Keju

Bahan:
200 gr gula pasir
300 gr margarin *kalo pake butter lebih wangi lagi ^^
7 btr kuning telur
5 btr putih telur
250 gr terigu
200 gr keju cheddar parut

Cara membuat:

Kocok mentega dan gula sampai mengembang, 10-15 menit
Masukkan kuning telur satu satu, kocok sampai rata
Masukkan 150 gr keju parut, aduk rata
Masukkan tepung terigu, aduk rata.
Masukan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata
Tuang ke dalam loyang yang telah dioles mentega dan dilapis terigu
Tabur sisa keju ke atas adonan
Panggang hingga matang, 35-45 menit
Keluarkan dari loyang, hidangkan
Sumber resep lupa disimpan :(

-Bolu Keju Yummy: Before & After Oven-
Bolu ini beneran enak banget! Gurih-gurih gimana gitu. Apalagi kalo bikinnya pake butter, dijamin nagih! Ini aja hari ini kemaren bikin karena ada yang ketagihan dan minta dibikinin lagi.


-Ling-

Chocolate Mug Brownie

Resep brownies praktis! Easy and yummy..

Opsi 1

Chocolate Mug Brownie

Ingredients:
4 tbsp Flour
4 tbsp Sugar
2 tbsp Cocoa powder
2 tbsp Vegetable Oil *don't use one with a strong flavor, eg olive, sesame, etc
2 tbsp Water
Dash of salt

How To:
Add the sugar, flour, cocoa, and salt to the mug and mix. Then add the oil and water and mix the dry and wet ingredients together. Be sure to be thorough, there's a tendency for clumps of the dry ingredients to form
Microwave on high for roughly a minute. You may have to microwave it longer or shorter, depending on your microwave, but the brownie should still be wet in the center when done.

Opsi 2

5 Min Cake

Ingredients:
4 tbsp flour
4 tbsp sugar
2 tbsp unsweetened cocoa
2 tbsp whisked egg *1 egg is too much! 1 egg white is too eggy, 1 yolk is too dense
3 tbsp milk
3 tbsp oil
3 tbsp chocolate chips
splash vanilla or other flavoring - try peppermint or cinnamon
*For a fudge-ier version, omit egg!

How To:
Add all of the dry ingredients to the mug and mix.
Add the egg and combine well. It gets pretty pasty at the point.
Stir in milk and oil.
Add chocolate chips* and splash of vanilla. Stir well.
*if you don't have chocolate chips, try a broken up candy bar - I can't stress how much this amps the awesomeness of your cake
Microwave for 3 minutes in a 1000w oven, or 4 minutes in a 700w oven.
resep dapat dari situ masakan luar. lupa nama web-nya :(

Gue nyobain yang Chocolate Mug Brownie *lupa foto, langsung dilahap si Kamu Dan, gue lebih suka sama Chocolate Melt Brownies. Mungkin karena minyak yang dipakai, jadi ada bau-bau minyak sayur gitu. Nanti mau coba dengan menggunakan lelehan margarin atau menambahkan vanili untuk menghilangkan bau minyak sayur tersebut ^^

Happy Cooking..


-Ling-

Konversi Takaran

Ketika mendapat resep masakan atau kue dari situs luar, tak jarang satuan takaran yang tercantum berbeda dengan satuan takaran yang sering dipakai di Indonesia. Salah konversi, bisa-bisa bawa bencana. Kue atau masakan yang udah terbayang malah jadi ga karu-karuan.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, berikut informasi konversi takaran yang gue dapat. Maksud hati untuk mempermudah diri mencari jika membutuhkan karna sering nyoba menu masakan dari situs luar. Dengan menuliskannya disini semoga bisa juga bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Yang paling sering muncul adalah takaran cup alias gelas. Cup di sini tentu beda dengan gelas yang digunakan untuk minum, Cup adalah satuan takaran yang sering digunakan di negara barat. Berikut adalah konversi Cup ke ml dan cup ke gram. Ternyata takaran cup Amerika dan Inggris jumlahnya tak sama, meski tidak selisih terlalu jauh.

Konversi Cup ke Mili Liter
bahan liquid atau cair
1 Cup = 250 ml
Untuk sendok makan dan sendok teh ternyata ada juga lho standar konversinya ke ml
1 sdm = 15 ml
1 sdt = 5 ml
Konversi dari ml ke cc:
1 ml = 1 cc
Untuk bahan kering, karena kepadatan masing-masing bahan berbeda, maka konversi Cup ke gram pun beda-beda berdasarkan bahannya.

Konversi Cup ke Gram
takaran Amerika

Tepung Serbaguna & Gula Halus
All-Purpose Flour and Confectioners' Sugar
1/8 cup = 15 grams
1/4 cup = 30 grams
1/3 cup = 40 grams
3/8 cup = 45 grams
1/2 cup = 60 grams
5/8 cup = 70 grams
2/3 cup = 75 grams
3/4 cup = 85 grams
7/8 cup = 100 grams
1 cup = 125 grams

Gula Merah
Brown Sugar
1/8 cup = 25 grams
1/4 cup = 50 grams
1/3 cup = 65 grams
3/8 cup = 75 grams
1/2 cup = 100 grams
5/8 cup = 125 grams
2/3 cup = 135 grams
3/4 cup = 150 grams
7/8 cup = 175 grams
1 cup = 200 grams

Mentega
Butter or Margarine
1/8 cup = 30 grams
1/4 cup = 55 grams
1/3 cup = 75 grams
3/8 cup = 85 grams
1/2 cup = 115 grams
5/8 cup = 140 grams
2/3 cup = 150 grams
3/4 cup = 170 grams
7/8 cup = 200 grams
1 cup = 225 grams

Tepung Kue
Cake Flour
1/8 cup = 10 grams
1/4 cup = 20 grams
1/3 cup = 25 grams
3/8 cup = 30 grams
1/2 cup = 50 grams
5/8 cup = 60 grams
2/3 cup = 65 grams
3/4 cup = 70 grams
7/8 cup = 85 grams
1 cup = 95 grams

Bubuk Coklat
Cocoa
1/8 cup = 15 grams
1/4 cup = 30 grams
1/3 cup = 40 grams
3/8 cup = 45 grams
1/2 cup = 60 grams
5/8 cup = 70 grams
2/3 cup = 75 grams
3/4 cup = 85 grams
7/8 cup = 100 grams
1 cup = 125 grams

Potongan Kelapa
Flaked Coconut
1/8 cup = 10 grams
1/4 cup = 20 grams
1/3 cup = 25 grams
3/8 cup = 30 grams
1/2 cup = 40 grams
5/8 cup = 45 grams
2/3 cup = 50 grams
3/4 cup = 60 grams
7/8 cup = 65 grams
1 cup = 75 grams

Gula Pasir
Granulated Sugar
1/8 cup = 30 grams
1/4 cup = 55 grams
1/3 cup = 75 grams
3/8 cup = 85 grams
1/2 cup = 115 grams
5/8 cup = 140 grams
2/3 cup = 150 grams
3/4 cup = 170 grams
7/8 cup = 200 grams
1 cup = 225 grams

Kelapa Parut
Grated Coconut
1/8 cup = 10 grams
1/4 cup = 25 grams
1/3 cup = 35 grams
3/8 cup = 40 grams
1/2 cup = 50 grams
5/8 cup = 60 grams
2/3 cup = 65 grams
3/4 cup = 75 grams
7/8 cup = 85 grams
1 cup = 100 grams

Almond
Ground Almonds
1/8 cup = 20 grams
1/4 cup = 40 grams
1/3 cup = 55 grams
3/8 cup = 65 grams
1/2 cup = 85 grams
5/8 cup = 105 grams
2/3 cup = 110 grams
3/4 cup = 130 grams
7/8 cup = 150 grams
1 cup = 170 grams

Irisan Almond
Slivered Almonds
1/8 cup = 10 grams
1/4 cup = 20 grams
1/3 cup = 25 grams
3/8 cup = 30 grams
1/2 cup = 40 grams
5/8 cup = 50 grams
2/3 cup = 55 grams
3/4 cup = 60 grams
7/8 cup = 70 grams
1 cup = 80 grams

Takaran lain yang sering muncul di resep dari situs luar adalah Ounce. Awalnya gue kira ounce ini sama seperti ons, ternyata beda.
1 ounce = 30 grams
16 ounce = 1 pound = 480 grams
1 pound = 500 grams *pembulatan
Konversi lain adalah Gas Mark. Ga pasti bener, tapi gue menganggap ini adalah konversi untuk satuan suhu di oven yang menggunakan angka dan ga ada keterangan derajat suhu-nya. Sama seperti oven gue yang cuma ada keterangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan grill.

Yah, mungkin untuk yang baru membeli oven akan mendapat buku panduan yang lengkap dengan keterangan suhu untuk masing-masing angka. Berhubung oven gue ini warisan, maka harus pintar-pintar nebak. Informasi berikut ini akan mempermudah proses gue menebak-nebak ^^

Konversi Suhu Oven
Gas Mark
°F °C
1 275°F 140°C
2 300°F 150°C
3 325°F 170°C
4 350°F 180°C
5 375°F 190°C
6 400°F 200°C
7 425°F 220°C
8 450°F 230°C
9 475°F 240°C

Informasi berikut ini tuh gue banget dalam memasak atau pun membuat kue, substitusi bahan!

1 sdt cornstarch/tepung jagung (untuk mengentalkan) = 2 sdt tepung terigu.
1 cup tepung serbaguna = 1 cup + 2 sdm tepung kue
1 cup tepung kue = 1 cup - 2 sdm tepung serbaguna
1 sdm baking powder = 1/4 sdt baking soda + 1/2 sdt cream of tartar
1 cup susu cair = 1/2 cup susu evaporated + 1/2 cup air
1 cup sour milk/susu asam = campuran 1 cup sweet milk/susu cair + 1 sdm vinegar/cuka atau air lemon; = 1 cup buttermilk
1 cup sweet milk = 1 cup sour milk atau buttermilk + 1/2 sdm baking soda
1 cup molasses = 1 cup madu

Semoga bermanfaat
Happy Cooking & Baking ^^


-Ling-

First Steak

Musim masak masih belum berakhir ^^ Kali ini gue bikin masakan yang agak berat, Steak ala Ling. Hasilnya, lumayan untuk percobaan pertama seorang pemula..

-Steak ala Ling-
Steak ala Ling
Bahan:
250 gr daging potong setebal 1 cm
1 bh bawang bombay
2 sdm saus BBQ untuk olesan
1/2 siung bawang putih
50 gr kepala jamur
3 sdm saus BBQ
Margarin secukupnya
Air secukupnya

Cara mengolah:
Panggang daging dalam oven selama 10 menit. Keluarkan, oles dengan saus bbq, masukan potongan bawang bombay dan panggang kembali. Setelah 15 menit, keluarkan dan oles lagi dengan saus bbq, panggang selama 15 menit.
Cincang halus bawang putih, tumis dengan margarin, masukan jamur.
Tuang saus bbq, tambahkan air, aduk-aduk sampai mendidih.
Keluarkan daging dari oven, tuang bumbu diatasnya, sajikan panas dengan sepiring nasi putih

Steak with rice? Try it ;)


-Ling-

Sauce or Soup?

My creamy mushroom sauce turn into creamy mushroom soup! Hahaha..
But, its still taste good, though. No lie! ^^

I'm a creamy soup lover and this trial become my first attempt in cooking creamy soup from scratch. Hem, we can call it a basic creamy mushroom soup.

Creamy Mushroom Soup

Ingredients:
125 gr fresh mushroom caps
1 teaspoon onion, minced
3 tablespoons flour
1 ½ cups milk
3 tablespoons butter
Salt and pepper

How to:
Fry the onion and mushrooms in butter until the mushrooms are tender
Sprinkle the flour into the skillet and stir
Add milk to the flour paste and stir constantly
Salt and pepper according to your own preferences
Stir until boiled, serve hot

I got this recipe from Life123.com which suppose to be a creamy mushroom sauce recipe. So, if you try the recipe, it might turn into creamy mushroom sauce.

Goodluck!


-Ling-

Chocolate Melt Brownies

Setelah sekian lama menyimpan resep ini, akhirnya tadi kemaren jadi juga pecahin telor. Meski dengan sedikit improvisasi karna kekurangan bahan, sehingga hasilnya sedikit berbeda dengan yang diharapkan dan dicontohkan, tapi tetap enak!

Ceritanya, di contekan yang gue dapat, pada bagian bahan, ga tercantum kalo membutuhkan cokelat couverture. Tapi di bagian cara pembuatan ada tahap memasukan coklat couverture di bagian tengah adonan. Karena yang belanja bahan sudah pulang, ya improvisasi sedikit deh.

Resep asli gue contek dari sini, katanya ini tuh resep pamungkas yang dikeluarkan oleh mba Yenny Agustin. Gue cari blog-nya ga ketemu, tapi banyak banget blog lain yang posting hasil percobaan dengan menggunakan resep beliau ini.

Berikut resep yang gue gunakan, sedikit modifikasi dibagian takaran gula agar ga terlalu manis, jenis tepung terigu karena ketersedian bahan, ga pake almond karena ga punya, dan takaran coklat karena emang doyan! hehehe..

Chocolate Melt Brownies

Bahan :
100 gr gula pasir yang dihaluskan
100 gr terigu *gue pake Segititga Biru
100 gr mentega
125 gr dark cooking chocolate *buat yang doyan, bisa ditambah sampai 140 gr
25 gr dark cooking chocolate *seharusnya pake coklat couverture
2 btr telur
vanili secukupnya

Cara Membuat :
  1. Cairkan mentega dan 125 gr dark cooking chocolate, di-tim atau gunakan wadah stainless yang dipanaskan diatas panci berisi air mendidih
  2. Masukan gula, aduk sampai rata.
  3. Masukkan telur dan vanilli, aduk sampai rata.
  4. Masukkan terigu, aduk sampai rata.
  5. Tuang setengah adonan kedalam loyang yang telah dioles mentega dan ditabur terigu
  6. Tata 25 gr dark cooking chocolate diatas adonan
  7. Tuangkan sisa adonan kedalam loyang
  8. Panggang sampai matang, sekitar 20 menit
  9. Diamkan sebentar, potong-potong dan sajikan hangat.
Di percobaan kedua hari ini, gue mengganti coklat couverture dengan coklat biasa merek Van Houten. Dan memanggang menggunakan dua loyang bundar kecil.

Karena tidak menggunakan coklat couverture, bagian tengah coklat tidak meleleh seperti sebagaimana harusnya, tapi tetap nyamm nyamm nyammm..

Update.
Nyoba bikin yang tengahnya ga pake melt chocolate.

-Chocolate Brownies-
Hasilnya tetap enak ^^


-Ling-

Roti Sisir Instan

Tadi gue bikin Roti Sisir, makanan kesukaan gue lainnya. Ehm, yang gue bikin kali ini beda dari yang biasa, ini adalah Roti Sisir Instan.

Instan dalam arti praktis dan cepat saji. Untuk proses pembuatan yang memakan waktu lama seperti membuat roti, gue akalin. Dari ngulen adonan, dibentuk bulat mendiamkannya, lalu membentuk lonjong dan mendiamkan lagi, lalu memanggang. Seluruh proses tak kurang dari 2 jam.

Demi tujuan instan, sebagai gantinya, ketika mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat olesan, siapkan juga bahan tambahan, roti tawar.

Berikut resep lengkap dan cara membuatnya.

Roti Sisir Instan

Bahan:

Roti:
20 lembar roti tawar

Olesan:
50 gr margarin
50 gr unsalted butter
30 ml susu kental manis
50 gr gula

Cara:
Campurkan semua bahan olesan, kocok hingga mengembang *10-15 menit
Ambil selembar roti tawar dan oles merata
Roti Sisir Instan siap disantap

-Roti Sisir Instan-
Instan bukan? ^^
Mau menyiapkan sarapan sehat yang praktis, ga masalah.. Hehehe..

Gue berpikir untuk memperlakukan si Olesan ini seperti selai. Jadi gue akan bikin lalu simpan. Begitu mau makan tinggal ambil dan oles ke roti tawar. Semoga aja rencana gue bisa dijalankan dan aromanya tidak berubah menjadi tengik.

Hemm, bingung juga kenapa gue bisa suka banget sama roti sisir. Padahal gue ga suka makan roti tawar yg dioles mentega dan ditabur gula. Begitu kedua bahan tadi diolah, malah demen banget. Love Roti Sisir!

*resep olesan gue contek dari blog yang katanya menggunakan resep dari tabloid Koki. Yah, ga 100% sama seh, takaran untuk susu gue ubah dari 25 ml jadi 30 ml.


-Ling-

Risoles Bombay

Percobaan hari ini sebenarnya adalah Risoles Keju Daging Asap ala Kraft. Namun seperti biasa, tiap kali nyoba pasti ada aja yang diotak-atik, baik disengaja maupun tidak. Karena satu dan lain hal, kali ini namanya gue ganti jadi Risoles Bombay.

Ehm, Bombay yang berasal dari kata bawang Bombay lho. Ga ada hubungan sama sekali dengan India atau pun rempah-rempah khas sana. Karena suka bawang Bombay, maka jumlah yang dibutuhkan pun gue naik kan jumlahnya. Lalu, gue lupa mempersiapkan keju parut, sehingga si Dede yang bertugas membungkus pun hanya memasukan bahan-bahan yang ada aja. Jadi, rasanya tidak tepat jika gue tetap menggunakan nama Risoles Keju :P

Di resep asli, kulit yang dipakai adalah kulit lumpia basah siap pakai. Tapi karena masih pengen melatih kemampuan membuat kulit risoles, maka gue akan menggunakan resep kulit 2nd Attempt Risoles.

Alasan utama gue membuat risoles dengan resep yang berbeda dengan kemaren adalah karena lagi ga punya mayonais. Trus ingat dulu pernah nyatet resep risoles dari buku resep gratisan teman yang isinya ga pake mayo, jadi diputuskan untuk nyobain deh.

Risoles Bombay
Bahan dan pengolahan kulit mengikuti Resep kulit 2nd Attempt Risoles
Bahan Isi Risoles:
4 lembar daging asap potong kasar
2 buah sosis ayam
3 butir telur ayam kampung rebus potong halus
1 buah ukuran sedang bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih cincang halus
Minyak goreng secukupnya *untuk numis dan goreng
3 sendok teh tepung terigu segitiga biru
200 ml Susu cair
200 gr keju cheddar parut *gue cuma pake 50 gr karena kelupaan

Bahan Pelapis:
2 butir telur ayam kampung, kocok lepas
2 sendok makan susu cair
100 gr tepung roti

Cara Membuat:
Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum
Masukan terigu, aduk rata hingga kecoklatan
Masukan susu cair, aduk rata hingga mengental, angkat. Aduk2 hingga dingin

Siapkan bahan isi lainnya: daging asap, sosis, telur rebus, dan keju parut
Bungkus sejumlah bahan isi dengan kulit *perkirakan ketersediaan bahan dan jumlah kulit yang dihasilkan
Lakukan hingga kulit habis
Selesai membungkus, celupkan risoles ke campuran bahan pelapis, susu dan telur, lalu balur dengan tepung roti
Goreng dengan minyak panas dan angkat begitu kulit berubah kecoklatan
Hidangkan dengan sambal cocol pilihan sesuai selera ^^

-Risoles Bombay-
Secara rasa, gue suka dua-duanya, baik yang 2nd Attempt Risoles maupun Risoles Bombay. Kalo dari sisi kepraktisan seh tentu lebih mudah menyiapkan yang 2nd Attempt Risoles. Mau bikin yang mana?


-Ling-

Lapis Legit

Sekian lama tau dan bisa membuat kue yang satu ini, baru tau kalo Lapis Legit punya nama lain yang keren, Spekkoek. Kedengarannya sangat Belanda. Iseng-iseng nyari informasi lebih lanjut, ternyata memang benar, asal-muasal Lapis Legit terkait sama Belanda dan mengusung aroma Kayu Manis sebagai ciri khas utama.

Fakta yang terakhir sedikit membuat gue terkejut. Karena sejak pertama bisa membuatnya sampai sekarang, gue ga pernah mencampurkan aroma Kayu Manis ke dalam adonan kue. Kalo gue salah satu penyuka aroma Kayu Manis mungkin udah pernah berkreasi dan membuat Lapis Legit dengan aroma khas tersebut, karna beberapa waktu lalu udah pernah nyicipin. Sayangnya ga begitu, gue malah agak anti sama aroma yang satu itu dan lebih menyukai aroma khas Lapis Legit versi gue, wangi susu.

Beberapa waktu lalu, setelah sekian lama, gue kembali membuat Lapis Legit dalam rangka menunaikan janji kepada sepupu yang minta dengan mengatas namakan si Bayi yang sedang dikandungnya. Mau ga mau, gue tuntaskan juga permintaannya, setelah tiga bulan :P

Karena udah terlalu lama ga buat, jadinya rada-rada lupa sama takaran bahan-bahan yang harus disiapkan. Yah, salah sendiri juga seh, karena merasa resepnya gampang jadi ga pernah terpikir untuk menyimpan catatan. Yang gue inget, gue punya dua versi resep. Pertama, resep yang gue dapat waktu pertama kali buat dan yang kedua, resep yang udah dimodifikasi.

Yang lebih membekas tentu takaran pertama. Maka diputuskan membuat dengan resep pertama.

Tapi, ditengah proses, nyokap ikut nimbrung.
"Pake ini ga?"
"Pake itu ga?"

"Harus pake dong, biar lebih wangi dan lebih enak"

Maksudnya adalah tambahan bahan-bahan sesuai dengan resep modifikasi. Malas berdebat akhirnya nurut aja deh.

Tapi kedua, si Dede yang bertugas menambahkan susu kental manis memasukan lebih dari yang seharusnya. Meski awalnya udah mengurangi takaran gula agar tidak terlalu manis, hasil akhirnya tetap kemanisan. Sempat sebel, tapi, ya sudah lah..

Adonan udah siap, waktunya memanggang. Cek perlengkapan.
Loyang, ada
Oven, ada
Kuas, ada
Mentega untuk oles, ada
Sendok takar, ada
Mangkok, ada
Tusuk gigi, ada
Kain lap, ada
Alat penekan, nihil. Hemm, diganti dengan sendok sayur sama sendok kecil.
Tahap selanjutnya siap dimulai.. ^^

Berikut resep yang digunakan

Lapis Legit

Bahan:

35 butir kuning telor
350 gr butter *gue pake wisman
250 gr gula
3,5 sdm susu bubuk
3,5 sdm susu kental manis

Cara Membuat:
Masukan sebagian gula ke dalam kuning telur, kocok hingga mengembang
Di wadah terpisah, kocok dan bagian gula yang tersisa hingga mengembang
Campur kedua bahan, aduk hingga rata
Tambahkan susu bubuk dan susu kental manis, aduk rata
Panggang selapis demi selapis sampai adonan habis dengan takaran satu sendok sayur per lapis

Tips ala Ling
Jangan langsung mengambil adonan dari wadah utama ketika memanggang, tapi pisahkan ke satu mangkok. Ini untuk mengurangi munculnya gelembung-gelembung pada proses pemanggangan
Untuk 2-3 lapis pertama, gunakan api bawah. Selanjutnya, pemanggangan dilakukan dengan api atas
Pecahkan gelembung sesegera mungkin agar tidak merusak tampilan
Pastikan tiap lapis matang sempurna. Gue pribadi lebih memilih gosong daripada tidak matang
Cek permukaan tiap lapis kue sebelum menuangkan adonan untuk lapis berikutnya. Tekan-tekan dengan alat penekan dan oleskan mentega. Untuk pengolesan mentega tidak perlu tiap lapis, cukup selang-seling saja
Jangan mengeluarkan kue dari loyang dalam kondisi masih panas. Setidaknya tunggu sampai dingin. Kalo bisa, sampai keesokan paginya baru kue dikeluarkan dari loyang

-Lapis Legit: Adonan dalam mangkok terpisah yang siap dipanggang-


-Lapis Legit: Setengah matang, dikeluarkan untuk mengempeskan gelembung-
Oh yah, kebiasaan gue dan keluarga adalah membuat dua resep sekaligus. Alasannya, proses pemanggangan kan lama tuh, jadi mending sekaligus bikin dua agar bisa menikmati lebih banyak. Toh, waktu lagi manggang loyang pertama bisa mempersiapkan loyang kedua dan sebaliknya. Nambah waktu dikit, bisa dapat dua loyang.

Ehm, untuk yang kemaren ini, dengan dua resep gue mendapatkan tiga loyang. Dua loyang kotak ukuran 20x20 cm dan satu loyang bundar ukuran 10 cm. Awalnya karena nyokap bilang lebih suka kue lapis yang tidak terlalu tinggi, dan ketika dilihat sisa adonan masih lumayan banyak, maka gue terpikir untuk manggang lagi dengan loyang yang lebih kecil. Jadi, bikin dua dapat tiga deh. Meski waktu jadinya molor, tetap senang.. ^^

Komen nyokap lumayan untuk nambahin kuantiti, secara kue-kuenya ini untuk jatah lima keluarga. Jatah Bumil, sodara tercinta, satu loyang kotak. Sodara tercinta lainnya, 1/3 loyang kotak. Kamu satu loyang bundar. Teman tercinta 1/3 dari 2/3 loyang kotak yang tersisa.

-Lapis Legit: Loyang Kotak 1 & 2-


-Lapis Legit: Loyang Bundar-
Setelah dikeluarkan dari loyang
-Lapis Legit ala Ling-
Tertarik untuk coba membuat? Ga sesulit yang dibayangkan kog. Tantangannya cuma sabar dalam memanggang selapis demi selapis hingga adonan habis aja kog.. ^^


-Ling-

2nd Attempt Risoles

Risoles gue sukses di percobaan kedua! Yeay.. Senangnya!!

Tara...
-Risoles Keju-
Seperti yang gue sampaikan sebelumnya, di postingan tadi pagi.
"Hari ini rencananya akan kembali melakukan percobaan membuat Risoles. Persiapan yang telah dilakukan adalah, browsing tips & tricks pembuatan kulit risoles. Info berharga ini gue dapatkan dari berbagai tempat, terutama di blog-nya Mba Ine, ahli tukang ngulik makanan lainnya, yang telah berbaik hati berbagi dengan pemula macam gue ini. Secara ini datang dari Sang Ahli, gue yakin info ini pasti akan sangat membantu ^^ *segera mencoba menerapkan! "
Dengan memperhatikan detail yang disampaikan, gue berani bilang Risoles gue sukses ^^ Informasinya benar-benar top banget deh. Terutama detail dalam membuat adonan. Soalnya kadang gue suka bingung gimana cara yang tepat untuk mencampurkan bahan kering dan cairan.

Risoles percobaan kedua gue ini menggabungkan dari dua resep dan sedikit improvisasi. Untuk kulit, gue menggunakan resep Mba Ine, yang juga uda gue posting tadi pagi plus sedikit banyak perubahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja :P. Untuk isi, gue menggunakan resep dari Mba Ida *dari email dan maaf gue lupa link-nya dan sedikit improvisasi sesuai keadaan dan selera. Berikut resep yang gue gunakan.

2nd Attempt Risoles

Bahan:
Kulit
300 gr tepung terigu Segitiga Biru
2 butir telur
1 sm minyak goreng
garam secukupnya
600 ml air

Isi dan Pelapis
100 gr keju cheddar parut
3 butir telur rebus, cincang kasar
4 lembar smoked beef, cincang kasar
4 buah sosis ayam, cincang kasar
50 gr jagung manis rebus, pisahkan dari bongkolnya
50 gr mayonais
Tepung Panir atau tepung roti, secukupnya

Cara Membuat:
Kulit
Campur bahan kering (tepung dan garam)
Pecahkan telur dan minyak ditengah-tengah tepung. Tuangkan air sedikit demi sedikit, aduk searah dengan sendok kayu sampai air habis *terapkan detail tips & tricks pembuatan adonan Risoles
Tunggu 30 menit sebelum mulai mendadar menggunakan wajan datar anti lengket diameter 24cm.
Goyangkan wajan segera setelah menuangkan satu sendok sayur ukuran sedang adonan, agar adonan merata
Keluarkan kulit yang sudah matang dari wajan, jangan ditumpuk jika masih panas.
*dipercobaan kedua ini, dengan satu resep gue mendapatkan 19 kulit, beberapa kulit pertama ukurannya lebih besar dan sedikit lebih tebal

Isi dan Pelapis
Siapkan bahan-bahannya
Campurkan mayonais, susu kental manis dan 3 sdm susu cair, aduk rata
Kocok lepas 2 butir telur dan tambahkan 2 sdm susu cair, aduk rata
Bungkus kulit dengan bahan-bahan yang ada: sosis, smoked beef, keju, telur dan 1 sdt mayonais. Jumlah sesuai selera. Gue, masing-masing beberapa potong.
Celupkan risoles ke dalam telur, dan balur dengan tepung roti
Goreng dalam minyak panas. Angkat begitu kulit berwarna keemasan
Sajikan dengan pelengkap sesuai selera. Kalo gue seh, temannya risoles yah sambal cocol ^^

Bikinnya seh susah-susah gampang. Begitu hasilnya jadi, senang sekali!! :D


-Ling-

Kulit Risoles Top Secret!

Sejak masak Prawn Spaghetti ala Ling minggu lalu, ternyata minat ngulik-ngulik di dapur kembali muncul. Udah sempat bikin Tom Yum Kilat sama Risoles Smoked Beef, meski masih belum sempurna.

Hari ini rencananya akan kembali melakukan percobaan membuat Risoles. Persiapan yang telah dilakukan adalah, browsing tips & tricks pembuatan kulit risoles. Info berharga ini gue dapatkan dari berbagai tempat, terutama di blog-nya Mba Ine, ahli tukang ngulik makanan lainnya, yang telah berbaik hati berbagi dengan pemula macam gue ini. Secara ini datang dari Sang Ahli, gue yakin info ini pasti akan sangat membantu ^^ *segera mencoba menerapkan!
Kulit Risoles Top Secret!
*sesuai kebutuhan Ling, untuk lengkap, klik di sini

Selayang Pandang
Kulit Risoles beda sama kulit lumpia siap pakai yang bisa beli di pasar.
Kulit Risoles lebih lembut, sedangkan kulit lumpia setelah di goreng akan jadi garing.
Kulit Risoles yang bagus, harus tipis tetapi liat/alot tak mudah robek.
Kulit yang terlalu tebal, akan pecah saat di pakai membungkus dan dilipat.
Ketipisan kulit risoles dipengaruhi oleh jumlah campuran air adonan dan jumlah adonan saat mendadarnya.
Makin banyak air, adonan makin encer dan makin mudah di buat tipis, tapi kulit makin rapuh.

Adonan
Supaya kulit liat dan tidak rapuh, adonan harus diuleni dulu sampai kalis dan diistirahatkan kira kira 30 menit sebelum di dadar.
Gunakan sendok kayu untuk mengaduk adonan dengan putaran searah.
Tuang air ke dalam adonan sedikit demi sedikit.
Ketika pertama mencampurkan adonan, hentikan penuangan air ketika adonan berbentuk pasta kental, aduk-aduk sampai kalis, adonan makin lama makin halus dan lentur, adonan terlihat licin, halus dan waktu di tarik rada mulur
Lama mengaduk tergantung tenaga dan kekentalan adonan.
Setelah di rasa cukup, kembali tuangkan air sedikit-sedikit sambil di aduk sampai rata, sampai air habis.
Kalau mengaduknya kurang oke, sehingga ada beberapa yang meringkil, saring adonan setelah air di tuang semua.

Updated:
Selain cari di atas, adonan kulit risoles juga bisa dibuat dengan memasukan semua bahan kulit lalu mem-blendernya sampai rata. Diamkan 30 menit sebelum mulai mendadar.

Mendadar
Gunakan wajan teflon untuk mendadar. Atau master crepes jika ada ada
Tidak perlu mengoles dengan minyak goreng, minyak goreng akan membuat kulit bopeng dan tidak cantik.
Kulit tidak akan lengket di teflon, karena sudah dicampurkan minyak dalam adonan.
Wajan harus cukup panas ketika akan menuangkan adonan, jika tidak kulit akan terlihat sangat tipis tapi tidak bisa kering dan lengket dibagian tengah.
Wajan yang cukup panas akan mengeluarkan suara 'ceeeessss' cukup keras ketika menuangkan adonan.
Jangan menumpuk kulit yang sudah jadi ketika masih panas, tunggu sampai dingin dulu, karna akan lengket satu
Kulit bisa langsung diisi dan dilipat begitu jadi.

Kali ini gue akan mencoba membuat kulit risoles dengan resep dari Mba Ine.

Kulit Risoles

Bahan:
250gr Tepung terigu protein tinggi (Cakra Kembar)
2 butir telur
1 sm minyak goreng
garam secukupnya
600cc air

Cara:
Campur bahan kering (tepung dan garam)
Pecahkan telur dan minyak ditengah-tengah tepung. Tuangkan air sedikit demi sedikit, aduk searah dengan sendok kayu sampai air habis *terapkan tips & tricks pembuatan adonan di atas
Tunggu 30 menit sebelum mulai mendadar menggunakan wajan datar anti lengket diameter 24cm.
Goyangkan wajan segera setelah menuangkan satu sendok sayur adonan kesekeliling wajan agar adonan merata
Tumpahkan ke wadah begitu adonan kering. Jangan ditumpuk selagi panas.

*Satu resep bisa untuk 20-30 lembar kulit

Oh yah, resep kulit risoles ini katanya dengan sedikit modifikasi juga bisa digunakan untuk berbagai jenis kue seperti Sosis Solo, Panekuk Coklat, Dadar Gulung Hijau, Crepes, dll

Agar lebih gurih, minyak goreng bisa diganti dengan margarin, dan tambahkan 50 gram susu bubuk, atau, gantikan air dengan menggunakan susu cair. Kalo untuk risoles, cukup menggunakan air karena isinya sudah mengandung susu (ragout) atau mayonais *resep yang gue pake menggunakan mayo

Mari berlatih membuat kulit Risoles.. ^^


-Ling-

I Love Tom Yum

I Love Tom Yum! How about you?
Salah satu masakan populer asal negeri Gajah Putih ini masuk dalam deretan makanan kesukaan gue. Kelebihan utamanya adalah rasa kuahnya yang hot and spicy! Maklum pecinta makanan pedas. Diberbagai kesempatan, jika ada yang menawarkan opsi Tom Yum pasti langsung dipilih.
Ga pernah kebayang sebelumnya kalo gue bisa masak sendiri masakan dengan citarasa khas Thailand ini. Semuanya berkat bumbu siap saji produk Mamata Brand *bukan iklan!
Udang, cumi, jamur shitake enoki, jamur kancing, sawi, toge dan kwetiau ditambah dengan tiga sendok makan bumbu Tom Yum dari Mamata Brand dimasak dengan tiga gelas air langsung berubah menjadi sajian yummy.. Nyam nyam nyam

-Tom Yum Delish :P-
Selamat makan :D

-Ling-