Visit Borobudur

Hari pertama *seharusnya hari kedua di Kebumen tidak berjalan sesuai rencana. Karena sampenya meleset banget dari jadwal, jadinya acara yang seharusnya dimulai pada pagi hari baru bisa dilaksanakan pada siang hari. Gue aja kesulitan untuk bangun pagi, apalagi yang udah seharian nyetir.

Perjalanan menuju Borobudur, Magelang baru dimulai siang hari, kalo ga salah jam 11 lewat. Kali ini jalanan lancar banget. Dari Kebumen ke Magelang tidak melewati titik macet sama sekali. Cuma sempat mutar-mutar dalam kota Magelang karena pengalihan jalur sisa pengaturan jalur mudik.

Cuaca hari itu cenderung cerah berawan. Awalnya seh senang-senang aja. Jalan-jalan dalam kondisi seperti itu ga akan bikin gosong dan badan tak perlu mengucurkan keringat tak perlu. Tapi, begitu memasuki jalanan menanjak, hujan yang cukup besar menyambut. Sempat lega karena ketika mendekati lokasi wisata, hujan mulai reda. Sampai-sampai menolak tawaran dari warga untuk menyewa payung seharga Rp 5000 untuk dipakai sampai selesai kunjungan.

Penyesalan memang selalu datang belakangan. Belum sampai satu puteran dengan menggunakan sepeda sewaan yang dikayuh bareng si Kamu, hujan tiba-tiba mengguyur Borobudur yang memang sudah diliputi awan lumayan gelap sejak rombongan kami tiba. Tempat berteduh pun dipenuhi oleh wisatawan dalam waktu singkat.

Tunggu punya tunggu, tak ada tanda-tanda hujan akan segera reda. Pupus sudah keinginan untuk bersepeda ria di pelataran candi yang luas dan asri. Si Kamu memutuskan untuk menginformasikan kepada si pemilik rental sepeda sebelum menuju restoran yang ada untuk berteduh dalam kondisi yang lebih nyaman.

-Bergaya di atas sepeda-


-Kawasan Candi Borobudur yang tengah diguyur hujan-
Ga rela juga jauh-jauh datang eh malah cuma nongkrong di restoran. Apalagi niat ke Borobudur uda muncul sejak bikin rencana mau ke Jawa Tengah. Alih-alih duduk diam nunggu hujan reda, gue panggil-panggilin adik dan para sepupu untuk foto-foto di halaman restoran yang berlatar belakang candi. Sesi foto-foto dengan payung (sewaan) pun dilakukan! ^^



-Hujan, bukan kendala!-
Begitu hujan udah mulai reda, malah makanan yang dipesan ga kunjung datang. Abis nunggu hujan, nunggu makanan. Alhasil sekitar jam lima sore baru jalan menuju candi. Itu pun pake berhenti dan foto-foto lagi!


-Hujan reda, saatnya berfoto ria! :D-
Hampir aja gue gagal naik ke atas candi. Waktu mau naik, beberapa petugas di bawah memberi tanda kalo candi udah mau ditutup. Gue udah balik kanan dan pasrah waktu gue tengok ke arah candi dan mendapati tiga sepupu gue udah di atas sana. "Hemm, sebentar aja gapapa deh, dari pada udah sampe sini tapi ga naik" pikir gue.

Ternyata naik ke candi waktu udah mau tutup itu ada seni tersendiri. Sepi dan bikin betah! Betah untuk foto-foto maksud nya.. Huehehehehe.. Ga kog, suasananya tuh beneran enak banget. Rasanya tenang dan nyaman ^^

Berikut beberapa hasil jeprat-jepret di atas candi.

-Candi Borobudur, Magelang-


-Pasukan yang berhasil naik ke atas Candi-
Gue dan yang lainnya baru turun ketika langit udah gelap dan para petugas udah ngasih ultimatum untuk segera turun. Dan, gue terima resiko untuk ga melanjutkan perjalanan ke Jogja karna waktu yang udah ga memungkinkan. Keasikan nongkrong di candi jadi lupa waktu.. :P

Meski baru aja dari Candi Borobudur, tapi keinginan kesana lagi masih kuat banget. Mungkin karena belum terpuaskan kali yah.. Semoga bisa segera kesana lagi dalam waktu yang ga lebih lama dari rentang waktu gue pergi kemaren dan yang sebelumnya.

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk hidup berbahagia


-Ling-

2 comments

Unknown Jul 7, 2012, 1:16:00 PM

Kalau mau rental sepeda termasuk sepeda mtb di bandung dan sekitarnya, bolehlah merental sepeda ke My Bike di jalan jalaprang, no. 3 sukaluyu bandung. website : wwww.rentalsepeda.com.
thx, arnold 0817 230 8338

Ling Jul 9, 2012, 4:50:00 PM

thx infonya.. ^^

Post a Comment